Terjemahan Lirik DEWA 19 : ” Still I’m Sure We Love Again”

Akhirnya pada kesempatan ini saya mendapat ide baru untuk memposting sebuah tulisan lagi di blog ini yang udah nganggur selama kurang lebih 2 bulanan…..:D

Buat anda fans DEWA 19 yang sempat merasakan kehidupan di era 90-an, pastinya mengetahui salah satu lagunya  berjudul “Still I’m Sure We Love Again”  ( kalau saya baru taunya pas jaman SMA, tepatnya sekitar taun 2006 ). Lagu berbahasa Inggris ini merupakan track ke-3 dari album Format Masa Depan, diciptakan oleh sang keyboardist Ahmad Dhani dan sang bassist Erwin Prasetya serta di-backing vocal oleh almh Nita Tilana ( kalo masih engga percaya silakan liat credit title-nya ). Ya, saya suka dengan style musik slow-rocknya walaupun lagu ini sepertinya engga hits seperti rekannya “Aku Milikmu”  di album kedua DEWA 19 tersebut.

Entah kenapa tengah malem ini saya iseng dengerin mp3nya dan iseng pula googling liriknya. Udah dapet liriknya iseng lagi saya translate via google translate ke bahasa Indonesia. Lirik aslinya seperti ini…

There was a piano
We use to play And spend the time
‘Til we found it was love
Hidding inside us Can not separate us

There’s a flame of love
Searching in the dark It’s there to guide us
But through the days beyond the haze
I can see you reaching out to hold me

Chorus :
Still I’m sure we’ll love again
It’s a matter of time
I will belong to you, You belong to me
How can I convince you girl
That I’m stuck on you Can’t find another heart
I love you more each day (I love you more each day…)

Never though never cross my mind
You gave everything You ask me just holding on
If I could just walk away
To love again with somebody new

Too many memories
Release the passion inside And set them free
But through the days beyond the haze
I can see you reaching out to hold me

Hasil translate-nya memang masih acakadut, tapi kalau saya tafsirkan jadi seperti ini…

Ada sebuah piano
Kita mainkan untuk habiskan waktu
Hingga kita temukan cinta
Yang tersembunyi di dalam diri dan tak memisahkan kita

Nyala api cinta
Menerangi kita mencari di kegelapan
Namun di sepanjang hari yang berkabut
Ku dapat melihatmu mencariku untuk memelukku

Reff:
Ku masih yakin kita akan saling mencinta lagi
Ini hanya soal waktu
Ku akan menjadi milikmu dan kau jadi milikku
Bagaimana aku bisa meyakinkanmu
Bahwa ku terjebak di hatimu dan tak dapat beralih ke yang lain
Ku mencintaimu selamanya ( Ku mencintaimu selamanya…)

Tak pernah terlintas dalam pikiranku
Kau beriku segalanya, memintaku hanya memelukmu
Jika aku pergi
Untuk mencintai yang lain

Terlalu banyak kenangan
Yang lepaskan hasrat diri dan biarkannya bebas
Namun di sepanjang hari yang berkabut
Ku dapat melihatmu mencariku untuk memelukku

Rasanya cuma ini yang bisa saya lakukan, kalau memang ada yang keliru mohon koreksinya….

Iklan

3 Komentar

Sekilas Ciu Bekonang….

Udah kurang lebih sebulan blog ini dengan teganya saya anggurin dan kini saya terdorong untuk menulis lagi akibat kebosanan melihat blog yang isinya itu2 saja. Kebetulan sejak beberapa bulan yang lalu (kurang ingat pastinya jadi saya tulis begini ) saya mendengarkan lagu dari grup hip-hop asal Solo yang bernama Rendy Jerk dan judul lagunya Ngombe Ciu. Lantas saya penasaran  ciu itu apaan dan saya menduga  itu pasti adalah sejenis minuman keras. Ternyata dugaan saya benar!

Ciu sebenarnya adalah julukan bagi sebangsa minuman dengan kadar alkohol 30% yang berasal dari desa Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah     (deket Kota Solo) dan dibuat dari hasil fermentasi limbah cair dari proses pembuatan gula alias tetes tebu, oleh karena itu minuman tersebut terkenal dengan nama Ciu Bekonang. Di daerah Bekonang, terdapat warung2 yang menjajakan ciu dan uniknya namanya pun beraneka ragam bergantung campurannya, mereka adalah cikola (ciu + coca cola), ciut ( ciu + nutrisari ), cias (ciu + wedang asam ), ciu tiga dimensi ( ciu + bir + kratingdaeng ), ciu empat dimensi (ciu + bir + Kratingdaeng + Sprite), dan terakhir yang konon katanya berkhasiat yaitu kidungan ( ciu + air rendaman tanduk kijang ).

Di desa Bekonang, ciu sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda,  produksinya dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan kadar alkoholnya masih rendah. Pada zaman pemerintahan raja2 dari keraton Yogyakarta dan Surakarta, ciu selalu dihidangkan saat pesta panen raya maupun penyambutan tamu kerajaan dan dinikmati sampai mabuk oleh para punggawa kerajaan beserta rakyat sekitar kerajaan. Sekitar dekade 80-an, dikarenakan adanya kucuran sebesar 2 juta rupiah dari Dinas Perindustrian Pemda Tingkat II Sukoharjo,kadar alkohol ciu ditingkatkan menjadi 60 %. Pada tahun 1997, lahirlah MoU antara industri Ciu Bekonang dengan PT. Indo Acidatama Chemical Industri, sebuah industri alkohol di Karanganyar. Akhirnya pada bulan Februari tahun 2000 silam, dengan adanya peralatan modern kadar alkohol Ciu Bekonang dapat ditingkatkan dengan kisaran 70 – 90 persen.

SUMBER

10 Komentar

Sebuah Pelajaran dari Siaran Radio di Suatu Malam

Sebenarnya ini masih berhubungan dengan postingan saya di bulan Juni 2009 silam yang sudah lama dihapus karen alasan tertentu. Tapi kini saya berniat untuk mengemasnya dalam kemasan yang lebih baru dan segar. Kejadian yang akan saya ceritakan dalam postingan ini terjadi pada suatu malam di bulan September 2008 silam, saat itu saya sedang belajar sambil ditemani siaran radio swasta di Kota Bandung. Entah waktu itu ada acara apaan di radio tersebut, pokonya ada hubungannya dengan percintaan. Kalo ngga salah sih semacam discussion thread yang bisa di-reply via telpon dan tiap sesinya diselingi lagu2 hasil request dari pendengar.

Waktu itu sang announcer membuka thread dengan judul : ” Mana dulu, cinta ato uang dulu?” (persis dah kaya ayam atau telor dulu…). Well, cukup menarik buat saya dan tertantanglah untuk mendengarkan siaran radio tersebut sambil belajar. Berdasarkan judul terus terang saja saya lebih memilih cinta ketimbang uang, karena bagi saya apa sih artinya uang (walaupun begitu berarti saat saya bokek 😀 ). Ya, saya pegang uang dulu! Oke, menit demi menit saya pantengin itu siaran radio.

Malam semakin beranjak larut dan siaran tersebut makin seru aja. Beberapa penelepon begantian mengemukakan mana yang dipegang cinta atau uang dulu. Saya yang memang pegang cinta, begitu benci begitu ada penelepon yang bilang, ” Kalo gua pegang uang dulu….”, apalagi dia seorang wanita dan sayapun menganggap dia termasuk cewek matre. Ketika ada yang sependapat dengan saya, saya pun semakin bersemangat dan belum lagi kebanyakan penelepon sependapat dengan saya. Saya tambah semangat ketika sang announcer menyatakan setuju jika cinta dulu dan ia pun menjelaskan suatu kasus yang terjadi apabila uang dulu yang diutamakan.

Ada beberapa pendapat yang cukup menarik dari beberapa pendengar (yang sependapat tentunya), yaitu ada seorang pria yang menyatakan bahwa lebih baik cinta dulu. Alasannya dia adalah, rasa cinta bisa membuat kita jadi termotivasi untuk mencari uang, dengan demikian akhirnya kita bisa membahagiakan pasangan kita dengan materi. Namun, pada saat itu juga saya penasaran dengan alasan para wanita yang memilih uang duluan. Ok, saat yang ditunggu tiba, ada seorang penelepon wanita yang mengemukakan bahwa ia pegang uang dulu. Saking penasarannya saya berusaha mendengarkannya lebih seksama dibanding saya mendengarkan penjelasan dari dosen saya ketika kuliah.

Yap, saya berusaha mendengarkannya secara seksama dalam tempo yang sesingkat-singkatnya (halah, mulai geje dah…). Apa yang dikatakan wanita itu? Wanita itu bilang maksudnya dia inginnya uang dulu karena dia ingin punya pasangan yang kelak bisa mencukupi nafkahnya. Dia bilang juga sekarang mau tidak kalau seorang wanita punya suami yang pengangguran. Well, rasanya benar juga! Akhirnya saya sadar kalo memang saya sudah salah men-judge seseorang perempuan yang yang bilang “uang dulu” itu matre.

At least, mungkin kalau menurut saya ngga ada salahnya jika dia menuntut uang dulu baru cinta dan boleh saja seorang perempuan menginginkan seorang lelaki yang berduit alias tajir. Itu wajar sob, apalagi zaman sekarang tanpa yang namanya duit kelangsungan hidup kita bakal dipertanyakan. Oke, statement saya yang barusan bukan berarti saya menganggap segala urusan harus diselesaikan dengan uang ( kalau begini caranya sama saja saya melegalkan suap dsb ), namun ini memang fakta dan buktinya saja kita ga bakal bisa makan tanpa adanya duit. Ngga masalah sih, kalau dia milihnya duit dulu ketimbang cinta selama masih dalam pertimbangan yang cukup rasional kenapa dia milih uang dulu. Ternyata memang benar, wanita yang barusan menelepon itu memang menginginkan seorang pasangan yang kelak bisa menafkahinya secara lahir ( materi maksudnya…) dan batin ( cinta pastinya…).

Buat saya secara pribadi seorang wanita baru bisa dikatakan matre apabila ia sudah menuntut materi kepada pasangannya di luar batas kewajaran. Menuntut materi sah-sah saja tetapi hati kita haruslah melek. Apakah itu yang dinamakan cinta terhadap pasangan sendiri kalau sampai seseorang wanita menguras habis2an isi dompet pasangannya? Tentunya tidak karena pastinya akan melahirkan penderitaan bagi si lelaki. Anda sebagai wanita pastinya bisa berdalih bahwa cinta butuh pengorbanan (dari sisi materi tentunya), namun namanya pengorbanan pasti ada batas kewajarannya. Sekarang mana mungkin anda mau mengorbankan harta benda untuk menolong orang lain tetapi akhirnya anda harus hidup menderita karena itu. Bisa jadi juga, anda meninggalkan pasangan anda karena ingin mencari orang lain yang bisa lebih memuaskan anda dalam hal materi. Namun sadarkah anda apabila dia begitu tulus mencintai anda bukan karena materi dan mungkin ia sudah berusaha memenuhi keinginan anda yang bersifat materil tetapi belum seperti yang anda inginkan.

Finally tulisan ini sekedar opini saya dalam menanggapi siaran radio yang saya dengarkan itu. Yang ingin saya sampaikan sebenarnya adalah jangan sampai hanya karena materi, mata hati kita menjadi buta dan akhirnya kita rela menyakiti orang lain hanya demi mengejar sesuatu bernama uang atau materi. Bukalah mata hati kita, renungi apa yang sudah diberikan pasangan kita terhadap diri kita, sadarilah terkadang dia tidak selamanya sanggup menjadi apa yang kita inginkan walau ia sudah berusaha memberi semampu yang ia bisa. Haruskah sebuah kebahagiaan dalam hubungan percintaan selalu diukur dengan ketersediaan materi yang melimpah ruah dan haruskah pula hanya karena persoalan materi sebuah hubungan harus berakhir. Intinya bolehlah kita mengharapkan materi namun perhatikanlah segala batas2 kewajaran kita sebagai manusia, karena apapun yang melampaui batas kewajaran pastinya tidak akan memberikan sebuah kebaikan. Maaf bila saya dianggap telah menyinggung pihak tertentu melalui tulisan ini. Saya tidak bermaksud ingin men-judge seseorang wanita sebagai sosok yang materialistik a.k.a matre, namun tulisan ini saya tujukan kepada semua kalangan termasuk pria. Hal ini tentunya karena semua orang bisa memiliki sifat tersebut tanpa memandang gender.

Oke,  ngomongin soal cinta ama uang jadi keinget lagu barunya  Cinta Laura yang ini nih…:D

Kamu bilang kamu cinta aku
Tapi di mana cintamu
Kau hanya memberiku
Menyogoku dengan
Uang.. uang.. uang..

Kamu salah menilai diriku
Yang kubuthkan cintamu
Kamu pikir yang kamu inginkan
Hanya uangmu

Reff :
Love me is money
Love me is money
That your money katamu
Love me is money
Move me is money
That show money katamu

Kamu salah menilai diriku
Yang kubuthkan cintamu
Kamu pikir yang kamu inginkan
Hanya Uangmu

Ku tak butuh uangmu
(i just need your love)
Ku tak butuh rayuanmu.. rayuanmu
( i just need your love)

Back Reff:

Tinggalkan komentar

Hipotesis Seekor Kodok…

Malem2 gini abis baru pulang tau2 udah dapet cerita lucu dari teman saya. Ceritanya pada suatu hari, ada seorang mahasiswa jurusan biologi yang sedang melakukan praktikum dengan ‘korban’nya adalah seekor kodok.

Pertama-tama, kodok tersebut disuruh melompat oleh mahasiswa itu, ” Yak, lompat!! ” dan kodok tersebut dapat melompat setinggi 1 meter. Lalu, dipotonglah satu kakinya dan disuruhnya melompat kembali. Sekarang lompatannya setinggi 80 cm

Setelah itu dipotonglah satu kaki lagi. Ia kembali memberikan perintah yang sama buat kodok tersebut. Kodok tersebut melompat mengikuti perintah tersebut namun lompatannya lebih pendek dari sebelumnya, yaitu hanya 50 cm.

Dipotonglah satu kakinya lagi dan mahasiswa praktikan tersebut kembali memerintahkan hal yang sama : melompat . Kodok tersebut pun kembali melompat, namun kali ini lompatannya pendek sekali yaitu cuma 20 cm. Terakhir, satu kaki lagi dipotong  dan mahasiswa itu meyuruhnya melompat, tetapi kodok tersebut tetap diam.

Akhirnya sang asisten menghampiri mahasiswa tersebut dan menanyakan hipotesis apa yang bisa diambil dari eksperimen tersebut. Lalu apa jawab mahasiswa tersebut? Ia menjawab, ” Kodok itu tuli jika ia tidak memiliki kaki…”

Tinggalkan komentar

Chord Lagu Ari Lasso : Jika Aku Bukanlah Aku

Ari Lasso's 2nd album

Ini merupakan track kedelapan dari album kedua Ari Lasso yang bertajuk “Keseimbangan”. Lagu ini adalah favorit saya saat SMA dulu ( hingga sekarang tentunya). Waktu itu saya masih baru belajar main gitar dan pas nyari chord buat lagu ini, saya sempat ngalor-ngidul nyarinya. Bagi saya lagu ini cukup unik karena para musisi yang berperan dalam proses rekaman lagu ini adalah para personel DEWA 19 (minus Once) dan digarap di Ahmad Studio (sekarang Legend@ Studio), Pondok Indah.  Alhamdulillah saat ini saya berhasil menemukan chordnya setelah iseng2 ngulik lagi….

Jika Aku Bukanlah Aku

Lyrics by : Ahmad Dhani

Am                         Em
Jika aku bisa menjadi dua
G                                   Dm
Ku kan langsung terbang
Am                                           Em
Menjemput kamu yang sedang sendiri
G                    Dm
Memikirkan kita

Reff.
C                    G
Ku berharap suatu saat
Am                          Em
Aku dan kamu bersatu
Dm                   G                                C
Diwaktu yang, ditempat yang berbeda
Dm                    G                         E
Bukan didunia ini pastinya sayang

Am            Em
Jika aku tak sendiri
G                          Dm
Kan kutemani kamu
Am                      Em
Jika aku bukanlah aku
G                        Dm
Dengan segala aku

Back to reff

interlude:
Am Em G Dm 2x

Am             Em
Jika bumi bisa diganti
G                               Dm
Dengan bumi yang lain
Am                         Em
Jika mimpi bukanlah mimpi
G                             Dm
Dan semua kenyataan

Back to reff

Kurang lebih seperti itulah chordnya, silakan anda coba sendiri. Kalau ada yang salah pada chord atau informasi tentang lagu ini mohon dikoreksi…:D

Tinggalkan komentar

Kecubung Raksasa Penelan Air

Memang judul postingan ini kelihatan begitu aneh bin ajaib, tapi ngga ada salahnya kalau kita membahas tentang bunga yang satu ini dulu. Bunga yang termasuk ke dalam famili Convolvulaceae ini mekar pada pagi hari dan mengatupkan kelopaknya pada sore hari. Habitatnya adalah  di daerah hangat, khususnya di daerah tropis Amerika dan Asia.  Di Indonesia, bunga ini terkenal dengan nama bunga kecubung atau bunga terompet dan memiliki khasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit (umumnya kecubung gunung ). Lalu, bagaimana dengan air yang ditelannya? Lihat gambar di bawah ini!

Kelihatannya mirip nggak dengan gambar di atas?:D  Gambar di atas merupakan bangunan pelimpas air (spillway) di Monticello Dam, California, Amerika Serikat. Pelimpas tersebut fungsinya adalah untuk melimpahkan air  waduk ke sungai yang dibendungnya saat ketinggian air mencapai ketinggian maksimum. Fungsinya hampir sama dengan lubang pada di dekat bibir washtafel, saat washtafel terisi penuh airnya langsung mengalir menuju lubang tersebut dan langsung ke pembuangan agar air tidak meluap.

Lalu apa hubungannya dengan bunga kecubung a.k.a morning glory? Hal ini disebabkan karena keimiripan antara bentuk bunga kecubung dengan tampilan luar spillway tersebut saat beroperasi. Air yang terhisap ke lubang tersebut dapat diibaratkan sebagai kelopak bunganya. Oleh karena itu, spillway jenis ini dinamakan spillway tipe morning glory, bell-mouth, plughole, atau  gloryhole.

Lalu bagaimana dengan cara kerjanya? Lihat prosesnya :

Saat air waduk melebihi ambang batas

Ketinggian air sudah turun sedikit demi sedikit


Saat ketinggian air masih di bawah batas normal


Saat waduk dikuras

Nah…., air dari spillway dibuang ke sini

Indonesia juga memiliki spillway tipe ini di Bendungan Jatiluhur (Jawa Barat) dan Bendungan Riam Kanan (Kalimantan Selatan)

Morning glory hole Bendungan Jatiluhur

Morning glory hole di Bendungan Riam Kanan

Sumber:
http://jatiluhurdam.wordpress.com/
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2446256
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2089477
http://riamkanan.com/

Tinggalkan komentar

Komik Lucu Buatan Seorang Kaskuser

Daripada bengong nungguin postingan saya selanjutnya, mari kita santai sejenak dengan melihat komik  KasKus buatan juragan sive .

EDISI PERDANA….

KASKUS ????

MISTICALY KASKUS


HALUSINASI DUNIA KASKUS


Udahan dulu ya, takut blog ini jadi lemot kalo dibuka. Kalau mau liat edisi2 lainnya dan komik2 lain bikinan juragan sive silakan buka blog ini






2 Komentar