Kucintai Segala Konsekuensinya….

Benar, memang bagi saya ada yang istimewa dalam lagu “Kucinta Kau Apa Adanya”. Ngga cuma karena yang menyanyikannya adalah seorang penyanyi yang saya idolakan yaitu Elfonda Mekel a.k.a Once DEWA19, tetapi lagu ini memberi sebuah kenangan tersendiri buat saya. Saya pertama kali mendengarkannya kira2 menjelang akhir tahun 2007 silam, tepatnya ketika saya masih duduk di kelas 3 SMA dan apa yang diceritakan dalam lagu ini benar2 mengena dengan apa yang saya alami saat itu (hehee…bosen lagi2 curhat mode: ON😀 ). Saya mengaku saat itu begitu mengagumi seorang wanita yang tak lain adalah teman lama saya. Namun sayangnya saya merasa bahwa dia agak mengacuhkan saya sejak tidak sekelas lagi dan sepertinya dia mulai kembali dekat dengan teman saya sendiri.

Awalnya saya begitu kecewa melihat hal itu (maklum anak muda), tapi setelah mendengarkan lagu ini saya jadi kembali optimis menghadapi realita tersebut. Saya kembali percaya diri dan yakin bahwa suatu saat nanti dia pasti akan berubah (ngarep mode : ON ). Okelah ini lirik beserta kord lagu Kucinta Kau Apa Adanya….


D E A G F#m E A

D C#m Bm
Kau boleh acuhkan diriku
G D Em
Dan anggap ku tak ada
G A Bm Em
Tapi takkan merubah perasaanku
A
Kepadamu

Kuyakin pasti suatu saat
Semua kan terjadi
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah
melepasku

D
Aku mau mendampingi dirimu
Bm Em A
Aku mau cintai kekuranganmu
D F# Bm
Selalu bersedia bahagiakanmu
F# G
Apapun terjadi
Gm A D
Kujanjikan aku ada

D Em A G F#m E A

Kau boleh jauhi diriku
Namun kupercaya
Kau kan mencintaiku
Dan tak akan pernah
melepasku

Aku mau mendampingi dirimu
Aku mau cintai kekuranganmu
Aku yang rela terluka
Untuk masa lalu

Interlude : D Em A 2x
D Em A Bm Em G Gm

Ngga cuman kisah saya yang di atas tadi yang bikin lagu ini punya kenangan tersendiri buat saya. Ceritanya begini, pas UAS praktek Bahasa Indonesia di SMA saya dulu semua peserta ujian harus mencari makna tersirat dan tersurat dari setiap syair lagu. Waktu itu kalau ngga salah ada 3 lagu, dan salah satunya adalah lagu ini. Entah mujur atau gimana, guru penguji saya kebagian lagu ini. Oke, berhubung ini lagu favorit saya waktu itu saya agak2 girang dalam menjalani ujian sesi kali ini.

Pertama-tama saya ditanya mengenai makna tersurat dalam lagu ini. Saya pun dengan bangganya menjawab (sedikit curcol juga) :

“Lagu ini mengajarkan kita bahwa jangan sampai kita megacuhkan seseorang yang punya perasaan terhadap kita.”

Setelah itu ibu guru penguji saya menanyakan suatu hal:

“Oke, itu kalau makna tersuratnya kalau makna tersirat bagaimana?”

Entah kenapa saya saking semangatnya saya langsung saja menjawab tanpa tahu kalau sebenarnya saya salah kaprah dalam membedakan makna tersurat dan makna tersirat:

“Hmmm…., ya itu tadi bu. Jadinya kita musti peduli sama perasaan seseorang dan jangan sampai acuh.”

Si ibu lalu berkata begini:

“Lha…, itu kan makna tersuratnya. Kan tadi udah disebutin apa. Kamu tau ngga makna tersirat itu apa?”

Seketika saya bingung ngga bisa apa2. Seolah-olah saya udah kehabisan “ide” untuk menjawab pertanyaan yang diajukan beliau.

Melihat keadaan saya yang ngga berkutik sedikitpun, akhirnya beliau berkata pada saya:

Indra, kamu sekarang punya cita2 apa?

Saya jawab saja:

Euhhh…., jadi musisi bu….

Kemudian beliau bilang lagi (seingat saya lhooo…):
“Oke, sekarang cita2mu ada di sini dan kamu ada di sana. Jadi, untuk mencapai apa yang kamu inginkan ini pastinya perlu perjalanan karena tujuanmu itu masih jauh. Nah, dalam melakukan segala sesuatu termasuk di dalamnya perjuanganmu untuk mencapai cita2mu pastinya ada resiko yang harus dihadapi selama kamu masih menginginkan apa yang kamu cita2kan itu”
Saya pun mulai mengerti sedikit :

“Hmmmmmm………………………”

Beliau bilang lagi:

“Kan di lagu itu ada liriknya ‘ aku mau cintai kekuranganmu’ berarti kalau kita mencintai seseorang kita harus mau menerima kekurangannya apa adanya. Sama halnya dengan tadi, kalau kita mau sesuatu kita harus mau menerima segala konsekuensi saat kita mendapatkan apa yang kita mau itu”

Di sinilah saya baru mengerti:

” Ooooo…, begitu yang namanya makna tersirat. “

Heheee…, sempet malu juga gara2 ujian praktek masih sempet2 aja curcol. Tapi mau gimana lagi kalau memang keadaan saya yang seperti itu :p . Yah…., memang ada kesimpulan yang bisa saya ambil dari peristiwa ini. Salah satunya adalah belajar untuk menerima segala konsekuensi atas segala apa yang kita pilih dan lakukan, sebagaimana kita mencintai seseorang dengan segala kekurangan yang dimilikinya.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: