The Story of 070707

Inilah cerita tentang liburan yg diadakan anak2 smansa Depok kelas XI IA4 yg akrab bernama FLA4 (Friendship and Love at Science Four). Semua ini hanya bermula dari kasak-kusuk pada hari terakhir ujian akhir semester 2 di tahun 2007 dan rencananya mau diadakan saat liburan yang tinggal kurang lebih 2 minggu lagi. Saya pada awalnya begitu pesimis akan bisa atau tidaknya acara tersebut terlaksana karena pengalaman waktu SMP yaitu mengadakan acara serupa namun persiapannya memakan waktu sebulan. Kebetulan juga saat itu saya bakal ada acara di Jogja pas liburan akhir semester ini. Benar2 persiapan yang cukup mendadak dalam benak saya…:(

Selama kurang lebih 2 minggu rasanya ngga ada kabar saya lebih memilih untuk pergi ke Jogja pada awal liburan. Saat sedang menikmati liburan Jogja, saya mendapat SMS jarkom akan kepastian acara tersebut. Setelah pulang dari Jogja, saya langsung disibukkan dengan berbagai acara kumpul2 untuk membahas acara liburan tersebut. Berdasarkan hasil musyawarah akhirnya jatuhlah keputusan sbb:

1. Berangkat sore 7 Juli 2007 pukul 15.00 kumpul di Smansa

2. Tiap anak bayar 70 rb perak

3. Nginap 2 hari 2 malem di villanya si Imbang

4. Saya dapet tugas: bawa PS2 ma LCD nya

5. bawa bekal makanan sendiri2

Hari yang dinanti tiba! Rencananya mau berangkat jam 3 dari Smansa Depok. Saya langsung ngacir ke Smansa kira2 setengah jam sebelum waktu tersebut. Tapi apa yang terjadi? Jawabannya adalah NGARET!!!:( Ngga tau kenapa bus yang dicarter baru datang sekitar jam 5 sore. Suasana saat itu juga sedang turun hujan dan membuat semua yang sudah menunggu harus berteduh di Masjid Al Muhajirin. Udah, ngga pake lama lagi, akhirnya kita semua cabut juga:).

Rute yang ditempuh saat itu adalah: Jalan Nusantara – Jalan Dewi Sartika – Jalan Tole Iskandar – Jalan KSU – Boulevard Kota Kembang – Kalimulya – Jalan Raya Tegar Beriman – Jalan Raya Bogor – Akses Tol Sentul – Gerbang Tol Sirkuit Sentul – Tol Jagorawi. Beberapa insiden kecil terjadi sebelum mencapai separuh perjalanan. Pertama, akibat jalan di daerah KSU belok2 ngga karuan dan mungkin sopir terlalu membanting setir, botol berisi saus pempek yang diletakkan di rak di atas kepala jatuh dan pecah. Kedua, Ira asmanya kambuh, akhirnya seisi bus heboh kecuali pak sopir dan beberapa teman di dekat saya membantu menangani insiden tersebut.

Berhubung saat itu adalah malam Minggu, macet memang tidak bisa dihindarkan terutama di daerah petigaan Gadog sampai Megamendung. Saat mencapai daerah Megamendung, saya mendengar suara sirine dan saya sempat merasa gembira karena kemungkinan itu adalah mobil polisi yang akan membuka satu arah ke Puncak. Namun sayangnya itu adalah ambulans yang lewat. Beberapa lama kemudian, terdengar sirine lagi tapi lagi2 ambulans yang jalan beriringan ke arah Bogor. Aneh sekali sudah 3 kali ada iring2an ambulans!

Akhirnya kami sampai juga ke villanya si Imbang, namun bus nggak boleh masuk ke kompleknya alias harus nangkring di depan pos satpam. Mau tak mau, akhirnya saya dkk harus berjalan kurang lebih 500 meter sambil membawa bawaan masing2. Hmm, suasana yang sepi di sana dan udara yang dingin semakin membuat kesan yang agak mengerikan, belum lagi saat melihat villa2 yang tidak berpenghuni. Oke, sampailah di TKP!:) Sebagian dari teman2 bersih2 ruangan dan menyalakan air, sisanya termasuk saya menjadi sekumpulan pengangguran:).

Suasana villanya neeee…

Konsentrasi mulai terpecah ada yg main PS ma maen kartu. Yg maen kartu kalau kalah musti dicolekin bedak mukanya. parahnya lagi Xin2 sudah menyiapkan bedak rias berwana pink dari rumahnya. Aku tanya ke dia, ” Bedak nyokap lw bawa?”. Dia menjawab,” Bukan, bedak pembokat gw!”. Hueeeeeekkkhhhhhhh………. Pertama-tama main cangkulan (abis gw cma bs yg satu ini), pertama gw bs menang tp terakhir2 gw kalah terus😦 . Gara2 dah cape, yawdah tidurlah gw di sofa.

Malam beranjak larut, suasana rumah menjadi sepi gara2 para cewe dah pada tidur sementara ada beberapa cowo keluar rumah untuk ekspedisi malam. Kira2 pukul 3 dini hari, gw terbangun karena perasaan ga enak bgt. Pengen tidur di luar dingin tp mw tidur lg ga bs tdr. Keheningan malam pecah setelah TB cs balik ke villa setelah expedisi malam. Mereka heboh sendiri setelah mengaku melihat daun dari salah satu pohon pisang di salah satu sudut komplek yang mirip dengan penampakan pocong. Otomatis makhluk2 manis FLA4 ikut terbangun belumlagi si Itho yg heboh sendiri ketakutan gara2 ada yg ketok2 jendela kamarnya. Akhirnya gw dan sebagian anak2 keluar karena penasaran. Namun, saat TB menunjukkan lokasinya ternyata tidak terlihat apa2. Akhirnya semua kembali ke villa dan acara tidur dilanjutkan…..zzzzzzzzzzz…….

Paginya acara dimulai dengan acara berebut kamar mandi berhubung hanya ada satu kmr mandi. namun, ada beberapa bagian dari anak2 memilih jalan2 keliling komplek dalam keadaan belum mandi (termasuk gw dan si Epen). kami keliling2 sambil foto2, parahnya gw disuruh jepretin terus mana repot pegangin HP ma kamera:(.

Hasil poto2 n_n

Siangnya kami pindah ke villa Imbang yg kompleknya berada diseberangnya. Ini bukan sembarang villa! Villanya mewah plus hotel di depan komplit dengan kolam renang, lapangan basket, dan taman bermain! Setelah makan siang dan gw mandi langsung bergabung dgn anak2 lainnya. awalnya gw ga niat renang, tp tmen2 cowo bujuk gw trus dan akhirnya gw tergoda untuk bergabung. Saat berenang pun disertai dengan insiden celana sobek dan terkilir yg dialami temanku.

Villa yg mewah itu…..

Malam mulai beranjak, tepat pukul 9 malam Ghiska mengajak seluruh warga FLA4 untuk ngumpul2 gelar tikar di halaman belakang villa. dimulailah sebuah acara inti dari liburan kali ini yg mneceritakan kilas balik dari perjalanan selama setahun di kelas ini. Semua anak duduk membuat lingkaran dan bepegangan tangan satu sama lain. Berselimut udara dingin di Puncak, secara bergantian Ghiska, Xin2, Ira, dan Ayu bergantian memberi `taushiah`nya. Suasana menjadi hening kecuali suara mereka berempat dan juga terkesan begitu mengharukan hingga beberapa di antara teman2ku meneteskan air matanya. akhirnya gw dan TB memberi sebuah testimoni mengenai setahun di kelas itu. Berhubung udara dingin, kami sepakat pindah ke ruang tamu villa. Acara dilanjutkan dengan tukar kado dan penganugerahan award untuk anak2 yg terbilang ‘spesial’. Satu yang menarik pasangan terheboh FLA4 jatuh pada pasangan THEO dan ITHO! Bener2 ga terduga!

Acara selesai, dan semuanya bergerak menuju kamr masing2. Namun sebagian anak memilih untuk expedisi malam. Jadi, di villa tinggallah 2 cowo: gw dan Chandra, beserta cewe2 lainnya. Esok paginya, saat matahari mulai menyinari bumi, kami bersiap-siap pulang. Sebelum menaiki bus, kami sempatkan foto2 dulu.

Dalam perjalanan pulang, kami sempat turun sejenak di turunan Ciloto, untuk menyaksikan bangkai bus pariwisata yg masuk jurang. Bus tersebut mengangkut rombongan sebuah SMP swasta di Depok yg akan berwisata ke Cibodas pada tanggal 7 juli 2007 dan kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa beberapa sisawa sekoalh tersebut. memoriku langsung tertuju pada saat berangkat Sabtu malam kemari lusa. Pantas saja banyak ambulan beriringan ke arah Jakarta.

Kami sampai di Depok kira2 pukul 8 pagi. Sepanjang perjalanan terus terbayang memori malam sebelumnya, ketika aku mengingat saat memberi testimoni dan mendengar tanggapan teman2ku aku merasa terenyuh ( mengharukan…….). belum lagi entah kenapa lagu Tapi Bukan Aku milik Kerispatih terus terngiang di telingaku. semua itu terus terbayang walau aku sudah berada kembali di rumahku….

My special thanks:

Ghiska Ramahdita ( T.Metalurgi UI ’08)

Cyntia Anindita a.k.a Xin2 ( T. Metalurgi UI ’08)

Qhorryna M. Rais a.k.a Ncex (President University ’08)

Ira Maya Saputri (Arsitektur UI ’08)

Ayu Rini Agustin (Akademi Analis Kimia Bgr ’08)

Adimas Imbang F a.k.a Imbang/Dewa ( DKV ITB ’08)

Tribuana Yogaswara a.k.a TB ( Kedokteran UNSOED Pwt ’08)

Steffan Kharismayoza a.k.a Epen (UNDIP Smg ’08)

Kisah di atas adalah sepenggal kisah hidupku yg kujalani bersama almamater FLA4 Smansa Depok (15 Juli 2006 – 08 Juli 2007). Walau kini beberapa kita sudah berada saling jauh satu sama lain dan berada pada dimensi waktu yg berbeda, aku selalu berharap entah beberapa tahun lagi kita kan kembali bersama dalam keadaan yang telah berbada-beda pula…..

-Indra Pratama A-(alumni XI IA4 06/07, FI ITB ’08)

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: