Selamat Pagi, Surabaya!

Awalnya udah kepikiran untuk  ke sini pas liburan, lumayan 2 bulan lamanya libur bosen banget kalau cuman dihabisin di Jakarta atau Bandung apalagi sudah hampir 2 tahun nggak ke sini. Ternyata gayungpun bersambut, ortu kebetulan ingin sekeluarga ke sini karena ada saudara yang ‘mantu’. Tapi saat itu kebetulan jurusanku di ITB mengadakan ospek jurusan😦 , ya udahlah ntar tunggu kabar berikutnya.

balaikota sby

Wew, akhirnya saat yang dinanti tiba. Osjur minggu pertama kirain bakal seminggu full ternyata cuma sampai hari Rabu. Namun, ternyata pertemuan berikutnya hari Senin tanggal 20 Juli 2009 yang notabene hari libur nasional a.k.a tanggal merah!

Tenang aja ah! Lagian nggak masuk akal banget kalau ada pertemuan hari itu, lagian juga bakalan dikit banget yg dateng, liat aja nanti!

Akhirnya pada hari Jum’at 17 Juli 2009 saat Indonesia kembali dikejutkan dengan ledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, saya memutuskan untuk berangkat sore itu juga dengan bus malam. Didorong rasa kangen bertemu dengan saudara2 di sana yang sudah lama tidak dijumpai sejak masuk kuliah, saya hampir tidak peduli kalau sedang tidak enak badan. Masa bodo, yang penting saya bawa obat yang kemarin saya dapet di RS Borromeus (heheeee….siapa tau di Surabaya bisa sembuh).

Setelah sholat Jum’at dan pengepakan barang beres, langsung meluncur menuju basecamp angkatan FI08 di bilangan Cipaganti untuk mengurus perizinan dengan ketua angkatan. Abis itu, langsung cabut ke pool bus malam untuk konfirmasi dan bayar tiket.

Hueheheeee….perjalanan malam kurang lebih 500 km ditempuh sebagian besar di jalur pantura setelah sebelumnya lewat Cadas Pangeran. Akhirnya setelah menempuh perjalanan kurang lebih 18 jam, tibalah saya di kota pahlawan itu. Hampir2 tidak menyangka sudah tiba di salah satu kota pelabuhan di Jawa Timur tersebut ketika bus memasuki pintu tol Romokalisari, saat itu AC bus hampir tidak terasa karena hangatnya sinar matahari di pagi hari itu.

Saat memasuki jalanan di dalam kota, terus terang saya merasa pangling dengan kondisi Surabaya saat ini. Sepertinya sudah hampir tidak ada lagi lahan2 gersang yang menganggur. Yang terlihat sejauh mata memandang adalah taman2 kota yang hijau.

tmn_yos2

tamanprestasi

tamanpersahabatan

Well…melihat taman2 di atas rasanya slogan “SUROBOYOKU BERSIH DAN HIJAU” yang selalu terpampang di beberapa sudut kota tidaklah tinggal tulisan belaka. Saat ini orang selalu mengeluhkan jika kota Surabaya itu panas, tetapi dengan adanya taman2 di atas panasnya Surabaya hampir tidak berarti lagi karena timbulnya kesan menyegarkan bila kita memandang taman2 tersebut.

Nggak cuma taman2 itu saja, tetapi hampir di setiap sudut kota penuh dengan penghijauan seperti halnya di pembatas2 jalan dan beberapa lahan yang terkesan menganggur. Dari apa yang saya lihat, saya merasa salut kepada warga dan pemerintah Kota Surabaya yang telah bekerja keras dalam melakukan penghijauan. Rasanya saya belum pernah melihat penghijauan seapik ini di kota2 lainnya. Tentunya saya berharap keadaan ini bisa terus dipertahankan untuk menciptakan kota Surabaya yang asri dan sejuk di mata, juga kota2 lainnya bisa mencontoh apa yang telah dilakukan oleh warga dan pemkot Surabaya dalam menghijaukan daerahnya.

Dan pagi itu juga saya mengucapkan dalam hati : Selamat Pagi, Surabaya!!!

, , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: