Gila-gilaan Mau Tampil

Hahaaaa…ni cerita waktu anak2 ISO a.k.a ITB Student Orchestra mau tampil dalam sebuah acara di sebuah hotel yg cukup elit di Jalan Pasteur, Bandung. Sebenernya saya cuma anggota baru dari mereka yg belon bisa apa2 dan ingin bisa main piano, tetapi saya masih rela ditempatkan di manajemennya biarpun ada kemungkinan saya tidak pernah tampil selama aktif di UKM itu. Well, walaupun begitu pada sehari sebelum mereka tampil saya sempet memohon kepada kakak kelasku bernama Gilang agar diizinkan menonton dengan sedikit berdalih akan membantu persiapan saat mereka tampil di TKPnya.

Alhamdulillah, akhirnya saya diizinkan juga. Tapi, ada satu masalah: Harus pakai blazernya ISO gara2 itu acara resmi! GUBRAKKK! Saya rada panik masalahnya karena belon bikin itu blazer, pernah dulu ada kasak kusuk bikin blazer tapi saya mengira itu cuma buat player yg mau tampil di konser sebelumnya, karena saya cuma jadi panitia ya otomatis nggak pesan. Mendadak bgt, dikasih tahu jam 11 malam jelaslah saya ga bisa apa2 cing! Saya berusaha contact personel ISO yg ga ikutan main besoknya, salah satunya seniorku bernama Astrid berhubung yakin size blazernya sesuai dengan ukuran bodi. Tapi begitu dicontact ternyata dia mau pake juga! Hilanglah rasa legaku seketika! Akhirnya saya telpon lagi si Gilang, untungnya keadaan msh bisa dimaklumi, saya diperbolehkan ga pake blazer asal pake kemeja. Saya lega, tp sebisa mungkin harus berusaha. Pertama gw sms-in senior gw bernama Jeff, dan beliau bersedia meminjamkannya besok. Kedua, saya sempet bikin planning untuk pinjem jas punya bapak kost buat jaga2 kalau si Jeff besok mendadak nggak bisa.

Esoknya 15 januari 2009, seperti bangun kesiangan dan tidak ada harapan lagi buat pinjem jas bapak kost . Setelah ritual mandi siang, saya segera meluncur ke kampus sebelum jam 3 sore tanpa makan siang. Di kampus, mampir sebentar di sekre untuk ngeliat latian terakhir dan pembagian mobil, setelah semuanya kelar berangkatlah kami ke sana. Saat itu saya menumpang di mobil Honda Accord milik salah seorang seniorku dengan formasi saya di depan dan di belakang ada 2 orang violis plus 2 orang vokalis ( cewe semua ).

Sampai di gerbang hotel, kami masih harus menghadapi demo karyawan hotel dimana mereka mengaku 3 bulan gaji tidak dibayar. Salah seorang satpam menyuruh kami untuk turun di depan gerbang karena para demonstran tidak mengizinkan kami masuk karena dikiranya akan ngamar alias menginap. Namun setelah melalui penjelasan singkat mengenai alasan kedatangan, akhirnya kami diperbolehkan masuk. Sebelumnya sempat terpikir untuk menurunkan penumpang wanita unuk terlebih dulu masuk ke hotel biar aku dan Nauth yang menyusul. Lucunya salah seorang satpam mengatakan kepada para demonstran,” Kalian jangan suudzon dulu donk! Gini2 mereka mahasiswa….. ( ga tau kelanjutannya apa)”. Akhirnya semua rombongan sudah lengkap dan mobil masing2 sudah diparkir. Gw sempet sebel denger ulah para demonstran yg bolak balik mengumpat itu hotel sembari menyetel musik2 dangdut Sunda lewat TOA yg mereka pasang.

Setelah melalui beberapa proses, rombongan ISO mendapat sebuah basecamp berupa kamar hotel yang telah dirucat. Hanya kamar tanpa bed, TV, dan furnitur lainnya lengkap dengan kamar mandinya yg pesing bgt xP. Namun buat anak2 yg lain semuanya enjoy ajah. Kegilaan anak2 dimulai saat mengetahui bahwa jendela kamar hotel tersebut berbatasan langsung dengan dak lobby hotel. Alhasil mereka termasuk gw langsung naik2 ke itu dak dengan keluar melalui jendela dan mulailah merka bernarsis-narsis ria di atasnya seolah mereka menantang para demonstran. Acara selanjutnya dimulai dengan checksound di stage. Waktu itu saya cuma keliling2 venue dan iseng mainin piano Roland RD700 yang telah dipasang. Pada saat itu juga datanglah Jeff seorang diri ke sana buat bawain itu blazer (makasih bgt…. maap dah ngerepotin…).

Waktu beranjak maghrib, setelah shalat maghrib semua player sibuk dandan, lalu kumpul buat berdoa dan naik pentas kira2 pukul 19.00an. Lagu pertama yg dibawakan berjudul Simfoni Raya disusul dengan lagu daerah berjudul Bandung. Break sementara lalu tampil lagi dengan lagu Badai Pasti Berlalu. Ketika break berikutnya sebuah berita buruk yang sekaligus berita baik mangahampiri. Sang EO meminta agar 4 lagu diputuskan untuk di-break dari total 13 lagu yg rencananya akan dibawakan. Alasannya sederhana, selain soal waktu, kebetulan acara tersebut merupakan Gala Dinner yg dihadiri bapak2 yg kebetulan kurang berselera dengan musik orkestra.

Akhirnya disepakati untuk tidak menampilkan 4 buah lagu. Pada saat mereka tampil sedihnya saya cuma bs nonton di backstage yang gelap. Dari beberapa lagu yg mereka bawakan, saya paling suka ketika lagu Kembang Perawan milik penyanyi Gita Gutawa. Gimana mau nggak suka, soalnya yg mainin anak ISO gitu lowhhh…(huuueeeekkkkhh…. koq gw jd narsis…????)dan vokalisnya yang asli Wong Jogja memiliki vokal yang mirip dengan penyanyi asli lagu ini. Performance mereka saat itu saya rekam secara live dengan HP (kebetulan si Jeff minta). Semuanya diakhiri dengan lagu We are The Champion milik Queen. Akhirnya semua personel langsung menghambur ke basecamp dan tidak melupakan satu hal: foto2.

Gw pulang dengan perasaan cukup lega karena berhasil menyaksikan performance mereka di acara2 eksternal. Begitu pula dengan anak2 lainnya yang main, mereka akhirnya lega karena besoknya sudah bisa langsung pulang ke Jakarta berhubung dalam suasana liburan semester. Satu hal yg mungkin nggak bisa saya lupain, motivasi saya untuk belajar maen piano agak meningkat termasuk pula untuk bisa eksis selama 3 tahun di ISO. Ya Allah, moga2 Engkau beri aku kekuatan untuk itu…….
n_n

, ,

  1. #1 by Teknomotif on Juli 31, 2009 - 2:19 pm

    top deh..

  1. Catatan akhir 2009 (part 1) « The First

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: