Arsip untuk April, 2009

Satu Lagu Dua Videoklip

Videoklip terbaru dari Kerispatih berjudul Tak Lekang oleh Waktu, punya dua versi yang berbeda!!!!! Ada yang belom nonton???



Mau sekalian liriknya..???

Seputih cinta ini ingin kulukiskan di dasar hatiku
Kesetiaan janjiku untuk pertahankan kasihku padamu
Bukalah mata hati
Ku masih cumbui bayang dirimu di dalam mimpi
Yang mungkin tak kan pernah membawamu di genggamku

Chorus :
Dirimu di hatiku, tak lekang oleh waktu
Meski kau bukan milikku
Intan permata yang tak pudar,
Tetap bersinar mengusik kesepian jiwaku
Ku coba memahami,
Bimbangnya nurani tuk pastikan semua
Tak akan ku ingkari,
terlalu banyak cinta yang mengisi datang dan pergi
Namun tak pernah bisa,
lenyapkanmu di benakku…

Jujur saja, baru kali ini tau ada yang kaya gitu.
SELAMAT MENYAKSIKAAAAAAAAAAANNNN…!!!!!! 🙂

Tinggalkan komentar

Nama2 Palsu Telah Beredar di Facebook!

Saya sudah sekitar 2 bulan lebih menjadi pengguna Facebook, awalnya saya senang karena peraturannya yang mengharuskan kita memakai nama asli kita. So, segala urusan nge-add sampai searching temen2 lama yang sudah menghilang entah kemana jadi lebih mudah.

Namun akhir2 ini saya banyak melihat orang2 lain bahkan teman2 saya sendiri memakai nama yang tidak semestinya mereka gunakan di Facebook. Ini tentunya bertentangan dengan peraturan di Facebook saat kita pertama menjadi member seperti…

Registration Data; Account Security

In consideration of your use of the Site, you agree to

(a) provide accurate, current and complete information about you as may be prompted by any registration forms on the Site (“Registration Data”);

(b) maintain the security of your password and identification;

(c) maintain and promptly update the Registration Data, and any other information you provide to Company, to keep it accurate, current and complete; and

(d) be fully responsible for all use of your account and for any actions that take place using your account.

Dari peraturan tersebut telah dijelaskan bahwa setiap user Facebook harus bertanggung jawab atas account yang dimiliki, termasuk di dalamnya harus menjamin bahwa semua info tentang dirinya yang ingin dipublikasikan adalah keadaan yang sebenarnya. Mengenai nama, ia harus menggunakan nama aslinya bukan nama panggilan, nama samaran, apalagi nama selebriti!

Pertama kali melihat saya sedikit kaget kenapa ada yang berani2nya memakai nama yang bukan sebenarnya. Apakah dalam benak mereka sempat terpikir betapa sulitnya teman2 lama mereka menemukan mereka melalui fasilitas facebook search ? Tidak masalah kalau mereka tahu semua itu, namun bagaimana jika mereka tidak tahu nama versi palsu dari teman mereka karena sudah saking lamanya tidak bersua di dunia nyata.

Sempat terpikir dalam benak saya, apakah akhirnya facebook bernasib sama seperti friendster yang selalu dijejali dengan nama2 palsu yang cenderung mengagung-agungkan diri mereka (contoh : pRinceSs cuTez, sHa luccU, tIkka cAntieqq, etc) atau bahkan mendistorsikan ejaannya (contoh: namanya Talitra diubah menjadi Talz, Niken dibikin jadi Qens, dll). Terus terang saya sebagai bagian dari user facebook kurang berkenan dengan ulah2 mereka yang notabene “imigran” dari friendster. Okelah masih saya maklumi bila di friendster mereka berbuat seperti itu karena memang di sana nggak ada aturan yang mengatur hal seperti ini, namun sadarlah bahwa ini facebook bukan FS dan di sini sudah ada aturannya demi kenyamanan kita semua.

Inilah akibatnya bila anda tidak mengikuti rules seperti di atas:

  • Teman lama anda akan mengalami kesulitan dalam mencari anda di facebook, padahal anda pasti mengharapkan teman lama yang berada jauh di sana untuk menemukan anda melalui facebook. Ingatlah bahwa tidak semua teman yang anda kenal di dunia nyata mengetahui nama samaran anda!
  • Ada beberapa orang yang akan menganggap anda bagian dari komunitas alay! Mohon jangan tersinggung tapi ini fakta dan tentunya anda termasuk saya tidak ingin dianggap seperti itu.

Jika anda ingin menggunakan nama panggilan alangkah baiknya jika anda mengikuti saran saya yaitu dikombinasikan dengan nama asli tetapi nama panggilan harus diapit tanda kutip. Sebagai contoh nama saya adalah Indra Pratama dan teman2 saya biasa memanggil ‘ndaw’. Maka, jika saya menggunakan cara demikian tampilannya adalah : Indra ‘ndaw’ Pratama . Dengan demikian, user search pada facebook masih dapat mencari nama asli dari sang empunya profil.

Apabila nama asli anda sangat panjang ( apalagi anda adalah keluarga besar keraton dengan gelar yang sangat panjang) gunakanlah kalimat dalam nama anda yang paling umum diketahui oleh orang lain. Anda boleh juga memutarbalikkan antara first name dengan last name anda seperti dalam tata penulisan bibiliografi selama itu tetap nama asli anda.

At least, saya tidak bermaksud untuk terlalu menyinggung pihak2 tertentu melalui tulisan ini, namun saya hanya mengingatkannya pada anda semua yang merasa pengguna facebook. Semua terserah anda karena saya tidak memaksa dan saya hanya menyarankan agar kita tetap nyaman dalam ber-facebook ria.

PERTAMAX!!!

Tinggalkan komentar

Cerita Terakhir Doraemon

Jujur, saya cuma kopi paste gambar2nya dari blog teman saya. Ada yang punya versi lainnya???

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

2 Komentar

Gila-gilaan Mau Tampil

Hahaaaa…ni cerita waktu anak2 ISO a.k.a ITB Student Orchestra mau tampil dalam sebuah acara di sebuah hotel yg cukup elit di Jalan Pasteur, Bandung. Sebenernya saya cuma anggota baru dari mereka yg belon bisa apa2 dan ingin bisa main piano, tetapi saya masih rela ditempatkan di manajemennya biarpun ada kemungkinan saya tidak pernah tampil selama aktif di UKM itu. Well, walaupun begitu pada sehari sebelum mereka tampil saya sempet memohon kepada kakak kelasku bernama Gilang agar diizinkan menonton dengan sedikit berdalih akan membantu persiapan saat mereka tampil di TKPnya.

Alhamdulillah, akhirnya saya diizinkan juga. Tapi, ada satu masalah: Harus pakai blazernya ISO gara2 itu acara resmi! GUBRAKKK! Saya rada panik masalahnya karena belon bikin itu blazer, pernah dulu ada kasak kusuk bikin blazer tapi saya mengira itu cuma buat player yg mau tampil di konser sebelumnya, karena saya cuma jadi panitia ya otomatis nggak pesan. Mendadak bgt, dikasih tahu jam 11 malam jelaslah saya ga bisa apa2 cing! Saya berusaha contact personel ISO yg ga ikutan main besoknya, salah satunya seniorku bernama Astrid berhubung yakin size blazernya sesuai dengan ukuran bodi. Tapi begitu dicontact ternyata dia mau pake juga! Hilanglah rasa legaku seketika! Akhirnya saya telpon lagi si Gilang, untungnya keadaan msh bisa dimaklumi, saya diperbolehkan ga pake blazer asal pake kemeja. Saya lega, tp sebisa mungkin harus berusaha. Pertama gw sms-in senior gw bernama Jeff, dan beliau bersedia meminjamkannya besok. Kedua, saya sempet bikin planning untuk pinjem jas punya bapak kost buat jaga2 kalau si Jeff besok mendadak nggak bisa.

Esoknya 15 januari 2009, seperti bangun kesiangan dan tidak ada harapan lagi buat pinjem jas bapak kost . Setelah ritual mandi siang, saya segera meluncur ke kampus sebelum jam 3 sore tanpa makan siang. Di kampus, mampir sebentar di sekre untuk ngeliat latian terakhir dan pembagian mobil, setelah semuanya kelar berangkatlah kami ke sana. Saat itu saya menumpang di mobil Honda Accord milik salah seorang seniorku dengan formasi saya di depan dan di belakang ada 2 orang violis plus 2 orang vokalis ( cewe semua ).

Sampai di gerbang hotel, kami masih harus menghadapi demo karyawan hotel dimana mereka mengaku 3 bulan gaji tidak dibayar. Salah seorang satpam menyuruh kami untuk turun di depan gerbang karena para demonstran tidak mengizinkan kami masuk karena dikiranya akan ngamar alias menginap. Namun setelah melalui penjelasan singkat mengenai alasan kedatangan, akhirnya kami diperbolehkan masuk. Sebelumnya sempat terpikir untuk menurunkan penumpang wanita unuk terlebih dulu masuk ke hotel biar aku dan Nauth yang menyusul. Lucunya salah seorang satpam mengatakan kepada para demonstran,” Kalian jangan suudzon dulu donk! Gini2 mereka mahasiswa….. ( ga tau kelanjutannya apa)”. Akhirnya semua rombongan sudah lengkap dan mobil masing2 sudah diparkir. Gw sempet sebel denger ulah para demonstran yg bolak balik mengumpat itu hotel sembari menyetel musik2 dangdut Sunda lewat TOA yg mereka pasang.

Setelah melalui beberapa proses, rombongan ISO mendapat sebuah basecamp berupa kamar hotel yang telah dirucat. Hanya kamar tanpa bed, TV, dan furnitur lainnya lengkap dengan kamar mandinya yg pesing bgt xP. Namun buat anak2 yg lain semuanya enjoy ajah. Kegilaan anak2 dimulai saat mengetahui bahwa jendela kamar hotel tersebut berbatasan langsung dengan dak lobby hotel. Alhasil mereka termasuk gw langsung naik2 ke itu dak dengan keluar melalui jendela dan mulailah merka bernarsis-narsis ria di atasnya seolah mereka menantang para demonstran. Acara selanjutnya dimulai dengan checksound di stage. Waktu itu saya cuma keliling2 venue dan iseng mainin piano Roland RD700 yang telah dipasang. Pada saat itu juga datanglah Jeff seorang diri ke sana buat bawain itu blazer (makasih bgt…. maap dah ngerepotin…).

Waktu beranjak maghrib, setelah shalat maghrib semua player sibuk dandan, lalu kumpul buat berdoa dan naik pentas kira2 pukul 19.00an. Lagu pertama yg dibawakan berjudul Simfoni Raya disusul dengan lagu daerah berjudul Bandung. Break sementara lalu tampil lagi dengan lagu Badai Pasti Berlalu. Ketika break berikutnya sebuah berita buruk yang sekaligus berita baik mangahampiri. Sang EO meminta agar 4 lagu diputuskan untuk di-break dari total 13 lagu yg rencananya akan dibawakan. Alasannya sederhana, selain soal waktu, kebetulan acara tersebut merupakan Gala Dinner yg dihadiri bapak2 yg kebetulan kurang berselera dengan musik orkestra.

Akhirnya disepakati untuk tidak menampilkan 4 buah lagu. Pada saat mereka tampil sedihnya saya cuma bs nonton di backstage yang gelap. Dari beberapa lagu yg mereka bawakan, saya paling suka ketika lagu Kembang Perawan milik penyanyi Gita Gutawa. Gimana mau nggak suka, soalnya yg mainin anak ISO gitu lowhhh…(huuueeeekkkkhh…. koq gw jd narsis…????)dan vokalisnya yang asli Wong Jogja memiliki vokal yang mirip dengan penyanyi asli lagu ini. Performance mereka saat itu saya rekam secara live dengan HP (kebetulan si Jeff minta). Semuanya diakhiri dengan lagu We are The Champion milik Queen. Akhirnya semua personel langsung menghambur ke basecamp dan tidak melupakan satu hal: foto2.

Gw pulang dengan perasaan cukup lega karena berhasil menyaksikan performance mereka di acara2 eksternal. Begitu pula dengan anak2 lainnya yang main, mereka akhirnya lega karena besoknya sudah bisa langsung pulang ke Jakarta berhubung dalam suasana liburan semester. Satu hal yg mungkin nggak bisa saya lupain, motivasi saya untuk belajar maen piano agak meningkat termasuk pula untuk bisa eksis selama 3 tahun di ISO. Ya Allah, moga2 Engkau beri aku kekuatan untuk itu…….
n_n

, ,

2 Komentar

Judul2 Film Versi Sunda

Ketika sedang iseng2 buka detikBandung ada sebuah forum bernama Forum Bandung dengan thread berjudul ‘Kamus Sunda Lucu’. Saya tertarik untuk membukanya dan seperti inilah isinya…..

Kamus Film

Gone with the wind => Ngaleos bari hitut

Home Alone => Imah sorangan (lain ngontrak)

Home Alone 2 = Boga imah deui

Tears of the sun => Ceurik hoyong disun

Crying Freeman = Ceurik hayang dibui

Spiderman => Lancah bikangna (lancah jalu tara men)

Batman => Pasti kalong bikangna

Catwoman => Ucing garong

Scream => Ngajerit maratan langit

Scream 2 => Ngoceak maratan jagat

I know what you did last summer => Abdi terang usum halodo kamari
anjeun ngadamel sumur

End of day => Wanci harieum beungeut / sareupna (antara jam 5 – jam 6 sore)

The day after tomorrow => Vagetos (istilah budak band)

Woman in red => Awewe keur beureum (men/DB/lagi dapet)

Men in black => Lalaki hideung belang (om om)

Men in black 2 => Belang pisan hideungna

X X X => Talak tilu

X-Man => Sanes pameget (banci)

X-Man 2 => Bancina aya 2an

Shaolin soccer => Bobotoh Persib nu resep gelut

Lost in the space => Leungit di langit (reungit)

Lost souls => Kasurupan

Octopusy => Balakutak

Something to talk about => Ngawangkong, ngadu bako, ngobrol, jsb jsb jsb

The Cooler => Paniisan

Ghost Ship => Beja nu can puguh

Ghost Rider => Jurig tukang ojeg

Scooby Doo => Gugug borangan (sieun ku jurig tukang ojeg)

Mad Dog => Gugug galak nuju bendu

Tom and Jerry => Beurit ucing-ucingan

Micky Mouse => Beurit sukuna dua

Donal Duck => Entog sukuna dua (??? kabeh entog sukuna dua euy…!!!)

Ada yg mau nambahin…..??

1 Komentar

Wajanbolic, Pendatang Baru Dunia RT/RWnet

Di tengah-tengah maraknya RT/RW net di Indonesia, lahirlah wajanbolic sebuah antenna WiFI terbaru yang menggunakan wajan sebagai reflektornya. Antenna yang satu ini membuat kita tidak usah merogoh kocek terlalu banyak saat akan melakukan instalasi RT/RW Net di salah satu client kita karena bahan-bahannya untuk membuatnya mudah didapatkan dan relatif murah dibanding membeli sebuah antenna grid 2,4 GHz. Wajanbolic dikembangkan oleh seorang alumni STEMBAYO bernama Pak Gunadi ( lebih dikenal E-Goen) yang berasal dari Yogyakarta.
PhotobucketAda dua macam antenna wajanbolic yang telah dikembangkan Pak E-Goen:

1) Wajanbolic dengan outdoor Access Point
Photobucket
Terdapa konektor antenna (N-Connector) pada feedernya yang terbuat dari pipa paralon
Photobucket
Dengan kabel pigtail (sumpah! Ini tidak asli terbuat dari ekor babi, melainkan kabel coaxial yang biasanya buat antenna) wajanbolic ini disambung ke Access Point outdoor yang seperti ini neee contohnya…
Photobucket
Access Point Engenius EOC1650

2) Wajanbolic dengan USB WiFI

Photobucket
Di dalam feedernya dimasukkan sebuah USB WiFI
Photobucket
Photobucket

Wajanbolic dengan USB WiFI jelas lebih praktis jika dibandingkan dengan radio Access Point karena peralatan yang diperlukan lebih sedikit, selain itu tidak diperlukan power eksternal dari adaptor hanya memanfaatkan DC 5V dari CPU atau laptop. Untuk menyambung antenna jenis ini ke PC / laptop digunakan kabel USB extender yang merupakan modifikasi dari kabel UTP dengan konektor USB di kedua ujungnya.
Photobucket
Upsss…sebelum coba bikin yang satu ini, alangkah baiknya kita ikuti teknik pembuatan USB extender ole Pak E-Goen di sini..
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Teknik_USB_extender


Akhir kata, ternyata masih banyak antena-antena WiFI lainnya yang pernah dikembangkan Pak E-Goen. Mau tau lebih banyak soal wajanbolic dan antenna WiFI lainnya, follow these links:

http://www.jogjabolic.com
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Wajanbolic_e-goen


Tinggalkan komentar

Access Point Mini untuk Segala Kondisi

Iseng2 browsing tiba2 gw nemu produk Access Point (AP) ini. Sebenernya saya pernah liat dan merasa tertarik dengan bentuknya yang kecil dan praktis, tapi masih ragu apa barang ini bisa dipake untuk antenna WiFI outdoor.
Photobucket

Yupz, produk ini bernama Ubiquiti bullet2, bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dapat digunakan untuk kebutuhan WiFI indoor maupun outdoor dan body nya kebal air. Sudah tertanam PoE (Power over Ethernet) di dalamnya sehingga kita tinggal tancap kabel UTP dan cuma perlu satu PoE di bawah (deket PC/laptop atau switch). Tidak perlu kabel pigtail karena sudah terdapat N-male connector alias tinggal tancap ke antenna.

Secara fisik ia hanya memiliki panjang sepanjang pena. So, gampang dibawa-bawa untuk travelling dan muat masuk saku. Yang jelas lebih praktis alias instalasinya bisa cepat jika dibandingkan pake AP Radio biasa yang bentuknya kotak dan ga bisa disakuin..

Info lebih lanjut, follow this link:

http://www.ubnt.com/products/bullet.php

Tinggalkan komentar